Salahsatu hal yang membuat para wanita salahsatunya saya, kurang nyaman untuk berjalan kaki adalah seringkali ada orang-orang iseng yang mengganggu. Memang meraka cuma iseng, bukan merampok atau mencopet, tetapi buat saya itu jadi gak nyaman banget. Terusterang saya bukan termasuk orang yang cuek terhadap gangguan. Seringkali saat ada mulut iseng yang banyak komentar, saya berhenti, kembali menatap mereka dengan pandangan menantang siap untuk berkelahi.
Saya berpendapat orang tidak boleh seenaknya begitu terhadap wanita. Beberapa orang yang iseng tersebutpun sempat diam, kaget, bahkan tidak enak melihat ekspresi dan reaksi saya.
Salahsatu pengalaman yang terjadi beberapa waktu lalu adalah ketika saya berjalan dengan teman di daerah Slipi, sedang enak-enak jalan, tiba-tiba ada seorang laki-laki sengaja mengejutkan saya dari samping. Terusterang saya kaget sekali. Orang itu memang hanya iseng, seperti biasa reaksi saya saat menghadapi orang iseng adalah berhenti, melihat ke dia dan saat itu karena saya masih dalam kondisi kaget, saya hanya beberapa kali mengumpat ke dia, dan mungkin juga dia agak surpise dengan reaksi saya yang berhenti, maka dia tidak melihat ke saya dan hanya bermain HP.
Saya memang tinggal di daerah situ, dan akhirnya saya tahu kalau orang itu adalah Penjual Mie Aceh yang ada di dekat situ. Hari berikutnya saat saya lewat, dan saya melihat dia, saya sengaja pasang tampang galak dan sayapun sempat memukul kaca di warung dia.
Besoknya, kebetulan saya ada keperluan untuk membeli sesuatu di Pasar Slipi, maka saya brjalan kaki dari kos menuju pasar dan otomatis melewati warung Mie Aceh itu. Saya lihat si Keparat itu sedang memasak mie dan saat saya lewat saya langsung pukul gerobak dia sekeras-kerasnya, dan saya yakin dia kaget setelah itu saya jalan kembali tanpa melihat warung itu. Saat urusan saya di Pasar Slipi selesai dan saya pulang, kembali saya melewati warung tersebut, dan saat saya melewati warung itu lagi dan bertemu dengan si keparat itu, tetap saya melihat ke dia dengan pandangan siap untuk berkelahi, dan dia hanya salah tingkah sambil bermain HP lagi. Well, that’s my revenge, maybe ada yang menganggap saya berlebihan dan emosional. Tapi yang pasti saya tidak suka apabila orang bisa seenaknya iseng dan jadi pengganggu. Wanita bukan objek yang bisa diperlakukan seenaknya dalam bentuk apapun. Semua pejalan kaki berhak untuk merasa aman.